Berhenti merokok memang bukanlah sesuatu yang mudah. Bagi mereka yang sudah kecanduan, berhenti merokok dapat terasa sangat "menyiksa" atau setidaknya menimbulkan ketidaknyamanan. Oleh karena itu, sebagai modal utama dan pertama dari berhenti merokok adalah niat dan motivasi diri yang kuat. Dapat dikatakan bahwa niat dan motivasi diri ini merupakan modal utama bagi seorang perokok untuk berhenti merokok. Tanpa hal ini, maka usaha untuk berhenti merokok akan sangat sulit dilakukan. Namun, banyak perokok yang memiliki semangat juga merasakan susahnya berhenti merokok jika tanpa dukungan dari sekitarnya. Dukungan dari keluarga, teman, dan lingkungan pergaulan menjadi faktor yang turut berperan penting dalam mensukseskan usaha ini. Maka dari itu, cara terbaik untuk berhenti merokok adalah dengan motivasi dari diri sendiri dan dukungan dari lingkungan.
Beberapa persiapan dan langkah yang dapat Anda lakukan adalah :
Saat ini sudah terdapat obat yang terbukti efektif membantu berhenti merokok. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang terapi berhenti merokok, silakan berkonsultasi langsung dengan dokter, karena obat ini tergolong obat resep sehingga pembelian dan penggunaannya harus atas sepengetahuan dokter.
Seringkali kita merasa penat dan jenuh dalam menjalani aktivitas yang kita lakukan, sehingga sangatlah wajar bagi kita untuk melakukan hal yang cukup membuat rileks di tengah kepenatan dan kejenuhan tersebut, seperti merokok. Merokok memang dapat memberikan ketenangan dan kenyamanan sementara. Namun merokok pun terbukti dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit di kemudian hari. Hal inilah yang semakin disadari oleh banyak orang.
Oleh karena itu, kami memberikan beberapa saran sebagai berikut:
Berkonsultasilah dengan dokter keluarga Anda atau dokter ahli penyakit dalam yang biasa Anda kunjungi. Selain berkonsultasi tentang manfaat berhenti merokok, Anda pun dapat berkonsultasi mengenai teknik atau terapi berhenti merokok, termasuk salah satunya adalah penggunaan obat yang terbukti dapat membantu berhenti merokok.
Terima kasih banyak untuk perhatiannya pada program stop merokok kami. Untuk informasi lebih lengkap silakan kunjungi website kami.
Seringkali tekanan dari lingkungan (peer pressure) ikut berperan aktif dalam mendorong seseorang untuk merokok, baik karena takut tidak diterima lingkungan, maupun karena tergoda akan kenikmatan merokok itu sendiri. Namun perlu disadari bahwa merokok terbukti dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit di kemudian hari.
Untuk berhenti merokok, modal utama yang diperlukan adalah niat dan semangat yang kuat. Motivasilah diri Anda untuk berhenti merokok. Selain itu, dukungan dari orang-orang terdekat - keluarga, teman, sahabat, rekan kerja, dan sebagainya akan semakin memantapkan niat dan semangat yang telah dimiliki. Anda dapat menyampaikan kepada mereka bahwa Anda berniat untuk berhenti merokok dan memohon dukungan mereka terhadap niat baik Anda tersebut. Kami yakin bahwa rekan kerja, teman, sahabat, atau keluarga yang baik akan mendukung, bahkan membantu Anda dalam hal ini.
Dahak berwarna hijau bisa disebabkan karena adanya proses inflamasi (peradangan) atau infeksi dalam saluran pernapasan antara lain di alveoli. Dahak tersebut akan menetap selama proses peradangan masih terus berlanjut akibat iritasi dari asap rokok atau infeksi yang tidak diatasi. Untuk menghilangkan sebaiknya berhenti merokok dan dilakukan pemeriksaan paru untuk mengatasi infeksi dan peradangannya. Paru-paru basah (efusi pleura) merupakan keadaan dimana terjadi penumpukkan cairan dalam rongga pleura pada paru-paru. Efusi pleura terjadi akibat beberapa penyakit misalnya : gagal jantung kongestif, gangguan hati yang berat, infeksi paru-paru, dll. Untuk mengatasi sebaiknya konsultasikan ke dokter ahli paru untuk memastikan apakah diagnosis sudah benar atau tidak.
Ketika perokok berhenti merokok, dapat terjadi gejala putus nikotin berupa gejala fisik dan mental. Secara fisik, tubuh bereaksi terhadap hilangnya nikotin, sementara secara mental perokok berhadapan dengan hilangnya kebiasaan yang menjurus pada perubahan tingkah laku. Gejala tersebut dapat berupa: mudah marah / labil, frustasi, insomnia, kesulitan berkonsentrasi, rasa lemas, sakit kepala, gelisah. Gejala ini akan terjadi sampai tubuh Anda terbebas dari pengaruh nikotin, biasanya hilang sendiri dalam waktu 3 bulan. Anda harus bisa bersabar selama masa terjadinya gejala ini. Selain itu, saat ini sudah tersedia obat yang dapat membantu menghentikan merokok dengan mengurangi gejala putus nikotin. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang terapi berhenti merokok, silakan berkonsultasi dengan dokter keluarga Anda.
Semua rokok dapat menyebabkan ketergantungan karena rokok mengandung nikotin, suatu alkaloid yang sangat adiktif dibandingkan dengan zat terlarang seperti heroin maupun kokain. Berhenti merokok harus diawali dengan motivasi dari diri sendiri.
Kegagalan dalam berhenti merokok adalah wajar dan hal itu bukan berarti Anda skeptis dan putus asa sehingga tidak berhenti merokok, sudah saatnya Anda mencoba kembali karena saat ini sudah ada terapi untuk berhenti merokok yang efektif. Sebaiknya Anda juga memikirkan dampak merokok terhadap kesehatan Anda. Bila Anda tidak berhenti merokok maka kesehatan Anda dan orang-orang di sekitar Anda , bahkan orang yang Anda kasihi, juga dapat terancam.
Demikian, mudah-mudahan penjelasan kami dapat membantu Anda. Semoga berhasil.
Semua hal tentang rokok baik yang terbuat dari bahan kimia atau herbal (tembakau termasuk dalam herbal) berbahaya bagi kesehatan. Semua iklan tentang rokok yang menyatakan rokok kesehatan tidak dapat dibenarkan karena setiap bahan yang dibakar dan dihisap dapat merusak organ tubuh terutama paru-paru.
CPX/TAB/BANK_OF_QUESTIONS/POAI/01/02/2010