
Ketika perokok berhenti merokok, dapat terjadi gejala putus nikotin berupa gejala fisik dan mental. Secara fisik, tubuh bereaksi terhadap hilangnya nikotin, sementara secara mental perokok berhadapan dengan hilangnya kebiasaan yang menjurus pada perubahan tingkah laku.
Gejala tersebut dapat berupa: mudah marah / labil, frustasi, insomnia, kesulitan berkonsentrasi, rasa lemas, sakit kepala, gelisah. Gejala ini akan terjadi sampai tubuhnya terbebas dari pengaruh nikotin, biasanya hilang sendiri dalam waktu 3 bulan. Selama masa terjadinya gejala ini, dibutuhkan kesabaran bukan hanya dari perokok saja, tapi juga dukungan penuh dari lingkungan sekitarnya.
CPX/TAB/NEW_WEBSITE_CONTENT_1/POAI/30/03/2010