Sebagai negara dengan populasi perokok yang cukup besar di dunia, tentu bukan hal yang mudah untuk mengeluarkan aturan mengenai larangan bahaya merokok di Amerika Serikat.
Selain menghadapi upaya-upaya untuk menggagalkan dari pihak industri yang merasa bisnisnya dirugikan, Food and Drug Administration (FDA) juga harus berupaya keras mengurangi prevalensi merokok, terutama di kalangan anak muda.
Upaya meningkatkan kesadaran akan bahaya merokok kali ini diarahkan pada iklan yang divisualisasikan pada bungkus rokok. Dalam hal ini FDA mengeluarkan aturan agar bungkus rokok tidak hanya mencantumkan mengenai larangan tertulis saja, tapi secara jelas memvisualisasikan bahaya atau dampak dari merokok terhadap kesehatan tubuh manusia yang menghisapnya.
Visualisasi pada bungkus rokok itu juga diharapkan menunjukkan bahaya yang timbul jika merokok dilakukan dekat anak-anak.
Dalam Undang-Undang Pengendalian Tembakau atau ‘Family Smoking Prevention and Tobacco Control Act (Tobacco Control Act), Pemerintah AS mensyaratkan agar peringatan akan kesehatan dalam bentuk grafis pada bungkus dan iklan rokok dibuat sejelas dan sebesar mungkin.
FDA menyambut peraturan ini dengan menerbitkan proposal yang dinamai Required Warnings for Cigarette Packages and Advertisements, yang menuntut modifikasi atas bentuk visualisasi peringatan bahaya merokok pada bungkus maupun iklan rokok. Proposal yang baru diluncurkan November 2010 ini terdiri dari sembilan tema peringatan tertulis yang disertai visualisasi grafis berwarna guna menunjukkan secara jelas akibat dari merokok terhadap kesehatan.
Kesembilan tema usulan mengenai peringatan bahaya merokok bagi kesehatan untuk diterapkan pada bungkus dan iklan rokok, adalah sebagai berikut:
(WARNING: Cigarettes are addictive)
(WARNING: Tobacco smoke can harm your children)
(WARNING: Cigarettes cause fatal lung disease)
(WARNING: Cigarettes cause cancer)
(WARNING: Cigarettes cause strokes and heart disease)
(WARNING: Smoking during pregnancy can harm your baby)
(WARNING: Smoking can kill you)
(WARNING: Tobacco smoke causes fatal lung disease in nonsmokers)
(WARNING: Quitting smoking now greatly reduces serious risks to your health)
UU Pengendalian Tembakau sepertinya juga tidak mau main-main kali ini dengan secara spefisik menetapkan agar kesembilan visualisasi tema peringatan itu dibuat di sisi atas dari bagian depan atau belakang bungkus rokok dan menempati setidaknya 50% dari panel ini. Sedangkan pada iklan rokok, visualisasi peringatan ini menempati 20% area iklan.
Jika dilihat, kesembilan tema ini cukup mewakili pesan-pesan bagi perokok yang selama ini dikampanyekan secara luas di seluruh belahan dunia. Efektif atau tidak, Pemerintah AS dan FDA benar-benar harus tegas dalam menerapkan peraturan ini termasuk dengan menentukan sanksi hokum bagi yang melanggarnya.
UU Pengendalian Tembakau menetapkan batas waktu bagi FDA untuk menerbitkan peraturan baru mengenai visualisasi grafis berwarna ini pada tanggal 22 Juni 2011. UU itu juga menegaskan bahwa seluruh perusahaan wajib menerapkan peraturan baru mengenai peringatan merokok itu pada bungkus dan iklan rokok pada 15 bulan setelah peraturan final dari FDA diterbitkan.
Segala upaya memang harus ditempuh, apalagi industri tak kalah kreatif untuk mengakali peraturan yang diterbitkan.
Referensi:
1. Aritkel 'FDA proposes new warning labels'. http://www.webmd.com/smoking-cessation/news/20101110/fda-proposes-new-cigarette-warning-labels?ecd=wnl_nal_111010. diakses pada tanggal 30 November 2010
2. FDA proposes New Graphic Cigarette Warnings. http://www.lockergnome.com/reflections/2010/11/12/fda-proposes-new-graphic-cigarette-warnings/. Diakses pada tanggal 30 November 2010 dan 11 Desember 2010
3. Proposed Cigarette Warning Labels. http://www.fda.gov/TobaccoProducts/Labeling/CigaretteProductWarningLabels/default.htm. Diakses pada tanggal 30 November 2010 dan 11 Desember 2010
CPX/TAB/Quitbites_3/POA1/09/02/2011