
Rabbani Razaq
39thn
Desainer Grafis Komputer
Sy merokok sejak kelas 1 sma, pada saat itu teman2 sma sy mayoritas merokok dan sudah mendapat legalitas oleh orang tua mereka. kadang sy iri sama teman2, pada saat kami main kerumah salah satu teman, orangtuanya membolehkan kami merokok dgn bebas. Sebaliknya ketika mereka akan ke rumah sy, pesan sy jgn ada yg merokok di rumah sy karena ayah saya pasti marah.
Walaupun ayah saya seorang perokok tetapi tdk akan mengizinkan anak2nya merokok kecuali ia sudah bisa cari uang sendiri. pada waktu itu sy merokok masih sembunyi2 walaupun sy sudah lulus sma dan bisa cari uang sendiri.
Setelah berkali2 nekat merokok dirumah akhirnya sy bebas merokok di rumah. walaupun ayah sy sangat keras dlm mendidik anak tapi ia tdk mampu melarang anaknya utk tdk merokok, karena ia sendiri perokok.
setelah sy menikah & punya anak, sy sadar betul suatu saat anak sy pasti jd perokok klo sy tdk berhenti dari sekarang.
ayo... mulai sekarang berhentilah merokok, jgn tularkan rokok pada anak cucu kita...
tdk ada kata terlambat
Add New Comment
Required: Please login to post comments or replies