October 7th, 2010
Gara-gara Anak, saya berhenti merokok
Alex Fransisca

Alex Fransisca
36Tahun
Pegawai

Situasi ini diperparah dengan lingkungan pekerjaan, dimana sebagian besar rekan merupakan perokok, walaupun tempat kerja ber-AC. Keinginan untuk berhenti merokok bukannya tidak ada, namun lingkungan pekerjaan maupun permasalahan pribadi yang memaksa saya untuk tetap merokok, walaupun sering pula saya membaca literature mengenai bahaya merokok. Namun, ada alasan pula yang akhirnya ‘memaksa’ saya untuk benar-benar berhenti merokok. Yaitu saya memperhatikan anak saya. Dia selalu ‘menghisap’ asap rokok saya setiap saya habis merokok, terutama di (maaf) toilet. Alasan lainnya adalah semacam timbal balik. Kalau anak kita mau menuruti kita, maka kitapun ‘harus’ mau menuruti mereka. Karena anak saya selalu bilang, “Pah, jangan merokok”


Add New Comment

Required: Please login to post comments or replies